13 April 2008

Data Belum Akurat, Pilgubri Sebaiknya Ditunda

 


 

Sabtu, 12 April 2008

PEKANBARU (RP)-Ketua Riau Center Munahar Effendi mengatakan sebaiknya KPU Riau menunda Pilgubri 2008. Pasalnya, setakat ini data pemilih belum akurat. Karena masih ada masyarakat yang belum terdata untuk memilih.


''Kita menginginkan seluruh masyarakat ikut memilih dalam Pilgubri nanti. Karena saat ini ada gelagat dari pihak-pihak tertentu yang menginginkan agar masyarakat tak ikut memilih,'' ujar Munahar didampingi Penasihat Lembaga Survei Riau (LSR), Akmal dan Bendahara Umum Armen Fadli kepada wartawan di Hotel Linda, Jumat (11/4).

Oleh karena itulah, Riau Center meminta data penduduk difinalkan dulu, sehingga tak memancing kericuhan dari masyarakat nantinya. Hal ini pun kelak akan dilaporkan ke KPU pusat dan Mendagri. ''Jadi dalam pemilih nanti benar-benar bersaing. Sehingga kalau sudah memilih tidak bisa lagi dilakukan. Saat inilah waktunya untuk mencegah hal tersebut,'' tuturnya.

Ditambahkannya, bila hal ini tak ditanggapi, maka dikhawatirkan masalah ini akan menjadi besar, dengan banyaknya aksi-aksi yang tak diinginkan.

Dalam pada itu, Penasihat LSR, Akmal mengatakan kekacauan data Pilgubri ini telah diprediksi sejak jauh hari. Soalnya, berdasarkan survei yang dilakukan, sebanyak 85 persen masyarakat tak tahu ada Pilgubri, baik itu di Pelalawan dan Rokan Hilir.

''Survei ini kita lakukan tiga bulan untuk satu kabupaten dengan sampel 50 kepala keluarga per desa. Jadi kami optimis kalau Pilgubri dilakukan tepat pada waktunya,'' terangnya.


 

== Komentar :

Sebenarnya ini bukan pertama kali data itu diperlukan, hampir setiap tahun ada pemilihan baik itu Walikota, RT atau RW yang menggunakan data yang sama. Dan data penduduk adalah data utama pada database Pemda yang harus diupdate setiap saat secara otomatis. Mengapa selalu muncul persoalan yang sama berkali-kali ?

No comments: